Active petitions in over 75 countries Follow GoPetition

Meat Free Friday in Indonesia

Petition published by Concerned_Citizen on Jul 20, 2009
895 Signatures 
Target: People’s Representative Council, President of Republic of Indonesia & Ministries
Region: Indonesia

Petition Background (Preamble):

Teks Bahasa Indonesia ada di bawah :

English :

Indonesia trails only the United States and China in greenhouse gas emissions! A study released by the World Bank and the British government -http://www.worldbank.org/indonesia - shows that Indonesia’s high ranking is primarily due to its high deforestation rate -- about 85 percent (2,563 million tons of carbon dioxide equivalent [MtCO2e]) of its emissions (3,014 MtCO2e) result from fires and forest clearing. Emissions from energy, agriculture and waste amount to only 451 MtCO2e - http://news.mongabay.com/2007/0326-indonesia.html.

Indonesia is home to one of the most rich and biological diverse environment on the planet. It has the world’s highest marine diversity and second largest area of forest after the Amazon Basin. However, due to the impact that meat is having on the environment, not only is our nation in peril but our precious plant is also experiencing the effects of animal agriculture too. Thus it is critical that we reduce our consumption of this carbon intensive product as an effective solution to the climate change crisis. This petition calls for the government of Indonesia to take immediate action by adopting “Meat Free Friday” for every Friday, which is also a holy Moslem day and promote the many health and environmental benefits of the pure vegetarian (vegan) lifestyle to the general public.


ENDING WORLD HUNGER
If you want to stop 1 billion people from going hungry each day; If you want to stop the needless deaths taking place every 5 seconds due to starvation then a vegan lifestyle is the solution to solve these dyer diet driven situations due to the inefficient use of resources directed towards animal agriculture. Grain currently fed to livestock is enough to feed 2 billion people. According to a recent report by Compassion in World Farming, "crops that could be used to feed the hungry are instead being used to fatten animals raised for food." It takes up to 16 pounds of grain to produce just 1 pound of edible animal flesh.

We call on everyone’s support in helping to urge the government of Indonesia and its citizens to adopt and promote a “Meat Free Friday”.

So please sign this petition and forward it to you friends and family.

Indonesian Language:
Indonesia hanya mengekor Amerika dan China dalam emisi gas rumahkaca! Suatu kajian yang diterbitkan oleh World Bank dan pemerintah Inggris - http://www.worldbank.org/indonesia - menunjukkan bahwa tingginya ranking Indonesia terutama disebabkan tingkat pembabatan hutan yang tinggi, sekitar 85 persen (2.563 juta ton ekuivalen karbon dioksida [MtCO2e]) dari total emisi (3.014 MtCO2e) hasil dari kebakaran dan pembabatan hutan. Jumlah emisi dari energi, pertanian dan sampah hanya 451 MtCO2e - http://news.mongabay.com/2007/0326-indonesia.html.

Indonesia merupakan salah satu negara yang lingkungannya paling kaya akan keanekaragaman hayati di Bumi ini. Keanekaragaman laut Indonesia adalah yang tertinggi di dunia dan merupakan hutan kawasan terbesar kedua setelah Hutan Amazon. Namun demikian, karena dampak dari daging terhadap lingkungan, bukan hanya negara kita berada di ambang bahaya tapi lahan kita yang tak ternilai juga mengalami dampak dari peternakan hewan. Sehingga penting bagi kita untuk mengurangi pemakaian produk yang sarat karbon sebagai solusi efektif terhadap krisis perubahan iklim. Petisi ini meminta pemerintah Indonesia untuk segera mengambil tindakan dengan menerapkan “Jumat Tanpa Daging” untuk setiap hari Jumat, yang juga merupakan hari suci bagi umat Muslim menjalankan ibadah sholat Jumat, dan mempromosikan manfaat lingkungan dan kesehatan yang baik bagi masyarakat terhadap gaya hidup vegetarian murni (vegan).

MENGAKHIRI KELAPARAN DUNIA
Jika Anda ingin menghentikan 1 miliar orang dari kelaparan setiap harinya; jika Anda ingin menghentikan kematian sia-sia yang terjadi setiap 5 detik yang disebabkan kelaparan maka gaya hidup vegan merupakan solusi terhadap situasi kesengsaraan ini karena tidak efisiennya pemakaian sumber alam. Biji-bijian yang sekarang dipakai untuk pangan ternak sebenarnya cukup untuk konsumsi 2 miliar orang. Sesuai dengan laporan terbaru dari Compassion in World Farming, “Hasil panen dapat dipakai untuk konsumsi langsung manusia yang kelaparan tapi malah dipakai untuk menggemukkan hewan ternak yang kemudian dibunuh untuk makanan manusia.” Memerlukan 16 pounds biji-bijian untuk memproduksi 1 pound daging hewan.

Kami menghimbau setiap orang untuk memberikan dukungan dalam mendorong masyarakat dan pemerintah Indonesia untuk menerapkan dan mempromosikan “Jumat Tanpa Daging”.

Mari ikut tandatangani petisi ini dan teruskan kepada teman-teman dan keluarga Anda.

Petition:

Please scroll down for English translation!

Petisi ini meminta pemerintah Indonesia untuk mengambil tindakan segera dengan menerapkan “Jumat Tanpa Daging” dan mempromosikan manfaat lingkungan dan nilai-nilai kesehatan dari gaya hidup vegetarian murni (vegan) kepada masyarakat luas.

PERANAN PETERNAKAN DALAM PEMANASAN GLOBAL SANGAT BESAR

Sesuai laporan 2006 oleh Organisasi Pertanian dan Pangan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), yang berjudul “Lovestock’s Long Shadow” : Laporan FAO menemukan bahwa produksi peternakan menyebabkan 18 persen dari seluruh emisi gas rumahkaca, termasuk sembilan persen dari seluruh emisi karbon dioksida, 37 persen dari gas metana dan 65 persen nitrous oksida yang 296 kali lebih dahsyat dibandingkan CO2 sebagai gas penyebab pemanasan global. Menurut Dr. Kirk Smith, anggota dari Badan PBB - Panel Perubahan Iklim Antarpemerintah (IPCC) dan profesor dari University of California-Berkeley, metana adalah 100 kali lebih dahsyat daripada CO2 dalam waktu 5 tahun setelah diemisikan.

Para ilmuwan di seluruh dunia telah mengakui bahwa perubahan iklim berlangsung demikian cepatnya, kehidupan bermasyarakat manusia berada di ambang batas ancaman jika kita tidak melakukan sesuatu dalam rentang waktu sekian tahun ke depan yang dengan secara cukup berarti mampu membalikkan kecenderungan laju pemanasan global. Pada waktu yang bersamaan, para peneliti juga menyadari bahwa meskipun CO2 adalah gas yang paling mendominasi berdasarkan berat, meskipun jika kita bisa mencapai ekonomi nil karbon hari ini, Bumi akan tetap terus memanas hingga seratus tahun bahkan bisa mencapai seribu tahun.

Sebuah kajian dalam tahun 2008 menyimpulkan bahwa produksi sebanyak 2.2 pound daging sapi akan menyebabkan jumlah yang sama dalam emisi karbon dari rata-rata mobil Eropa yang melakukan perjalanan hingga 155 mil. Jumlah energi yang terpakai cukup untuk mennyalakan 100watt lampu listrik selama hampir 20 hari.

Penerima Nobel, Dr. Rajendra Pachauri, kepala dari Badan PBB – Panel Perubahan Iklim Antarpemerintah (IPCC) menyatakan, “Harap kurangi makan daging, daging adalah komoditas yang paling sarat karbon….” “Tindakan satu-satunya yang seseorang dapat lakukan guna mengurangi emisi karbon adalah vegetarianisme.”

Dr.James Hansen – Ahli Iklim Terkenal NASA
“Ada banyak hal yang dapat dilakukan guna mengurangi emisi karbon, namun mengganti bola lampu dan banyak hal lainnya terlalu sedikit manfaatnya dibandingkan dengan mengubah diet Anda, karena jika Anda mengonsumsi ke dalam suatu mata rantai makanan yang lebih bawah selain hewan yang memproduksi banyak gas di rumahkaca, dan mempergunakan banyak energi dalam proses menggemukkan daging tersebut, maka Anda sesunguhnya dapat membuat kontribusi yang besar dengan mengubah diet Anda dibandingkan dengan berbagai tindakan lainnya. Jadi, itu hanya dalam persyaratan tindakan pribadi, mungkin itu adalah tindakan terbaik yang dapat Anda lakukan.”

Untuk alasan ini, jika kita ingin melindungi Bumi kita bagi generasi anak-anak kita berikutnya, kita perlu mengurangi sumber-sumber gas dan aerosol ini yang menyebabkan dampak paling besar dalam pemanasan global secara jangka pendek, sehingga memberikan kita waktu untuk mengembangkan teknologi pengurang CO2 yang bisa diperdayakan secara komersial.

MOHON PERTIMBANGKAN BEBERAPA RINGKASAN INI SEBAGAI REFERENSI ANDA DALAM PENGURANGAN DAGING DI DUNIA

Kota Ghent, Belgia telah menujukkan sifat kepemimpinannya dan mengakui pentingnya mempromosikan vegetarianisme sebagai solusi terhadap perubahan iklim dan mengurangi jejak emisi karbon dengan meminta warganya menjalani satu hari dalam seminggu tanpa daging. http://news.bbc.co.uk/2/hi/europe/8046970.stm

Negara dan institusi lain juga mengakui perlunya mempromosikan vegetarianisme murni (veganisme). Pelayanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) akan mengurangi daging dan produk-produk susu dari menu di rumah-rumah sakit di Inggris sebagai suatu upaya memotong biaya dan karbon. Ini merupakan satu bagian dari strategi rumah sakit NHS guna mengurangi emisi karbon melalui sistim operasional rumah sakit.

Mengikuti misi Senin Tanpa Daging oleh Paul McCartney di Inggris, restoran Israel juga ikut berpartisipasi dalam menjalani veggie untuk satu hari dalam seminggu. http://www.telegraph.co.uk/earth/5621148/Paul-McCartneys-Meat-Free-Monday-missio n.html

http://www.ynetnews.com/articles/0,7340,L-3736884,00.html

Setiap kali Anda makan tanpa kandungan hewani, Anda menghemat 2.5 pound emisi gas rumahkaca, 25 kaki persegi lahan, dan 133 galon air. Jika Anda makan tiga kali sehari, itu akan berjumlah 2.737 pound gas rumahkaca, 26.280 kaki persegi lahan dan 145.635 galon air setahun, dan lebih banyak lagi.

Kami meminta dukungan setiap orang untuk menyampaikan keperluan ini kepada pemerintah Indonesia guna menerapkan dan mempromosikan “Jumat Tanpa Daging”.

Tandatangani dan Sebarkan – mohon sampaikan melalui email dan situs online dibawah “sign petition” link yang membolehkan Anda berbagi situs sosial dan salinan bahasa program untuk halaman web.

Beberapa petisi rekan-rekan kami dari seluruh dunia juga ada dan silahkan kunjungi situs ini untuk daftar selengkapnya dan bubuhkan tandatangan Anda di sana juga http://www.meatfreepetition.com/


This petition calls for government of Indonesia to take immediate action by adopting “Meat Free Friday” and promoting the many health and environmental benefits of the pure vegetarian (vegan) lifestyle to the general public.

LIVESTOCK’S ROLE IN GLOBAL WARMING IS HUGE

According to a 2006 report by the Food and Agriculture Organization of The United Nations (FAO), entitled “Livestock's Long Shadow”: The FAO report found that livestock production causes 18 percent of all greenhouse gas emissions, including nine percent of all carbon dioxide emissions, 37 percent of methane and 65 percent of nitrous oxide which is 296 times more potent than CO2 as a global warming gas. According to Dr. Kirk Smith, a member of the UN’s Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) and professor at University of California-Berkeley, methane is 100 times more potent than CO2 within 5 years of being emitted.

Scientists across the globe have recognized that climate change is happening so fast, human civilization is under threat if we don’t do something within the next few years to significantly reverse the trend of global warming. At the same time, researchers have also realized that although CO2 is the most prevalent gas by weight, even if we were to achieve a zero carbon economy today, the earth will continue to warm hundreds if not thousands of years.

A study in 2008 concluded that the production of 2.2 lbs of beef would cause the same amount of carbon emissions as an average European car would traveling 155 miles. The amount of energy burnt was enough to light a 100watt bulb for almost 20 days.

Nobel Laureate, Dr. Rajendra Pachauri, head of the United Nations Intergovernmental Panel on Climate Change has stated, “Please eat less meat; meat is a very carbon intensive commodity ...” and “The single action that a person can take to reduce carbon emissions is vegetarianism.”

Dr. James Hansen - NASA's top climatologist
"There are many things that people can do to reduce their carbon emissions, but changing your light bulb and many of the things are much less effective than changing your diet, because if you eat further down on the food chain rather than animals, which have produced many greenhouse gases, and used much energy in the process of growing that meat, you can actually make a bigger contribution in that way than just about anything. So, that, in terms of individual action, is perhaps the best thing you can do."


For this reason, if we want to preserve the planet for our children’s generation, we need to reduce those gases and aerosols causing the greatest effect on global warming in the short term, thus giving us time to develop CO2 reduction technologies that can be commercially deployed.


PLEASE CONSIDER BELOW FOR YOUR REFERENCE ON MEAT REDUCTION AROUND THE GLOBE

Ghent, Belgium has shown leadership and recognized the importance of promoting vegetarianism as a solution to addressing climate change and reducing its carbon footprint by ask its citizens to go meatless one day a week.
http://news.bbc.co.uk/2/hi/europe/8046970.stm

Other countries and institutions are also recognizing the need to promote pure vegetarianism (veganism). The United Kingdom’s National Health Service (NHS) will be cutting meat (and dairy) from the menus of hospitals across the UK in an effort to cut costs and carbon. Its one part of NHS hospitals strategy to reduce carbon emissions throughout the hospital system.

Following Paul McCartney's Meat Free Monday mission in the UK, Israeli restaurants are also participating in going veggie for at least one day a week.
http://www.telegraph.co.uk/earth/5621148/Paul-McCartneys-Meat-Free-Monday-missio n.html

http://www.ynetnews.com/articles/0,7340,L-3736884,00.html


Every time you eat a meal free of animal products, you save 2.5 lbs. of greenhouse gas emissions, 24 square feet of land, and 133 gallons of water. If you eat three meals a day, that totals 2,737.5 lbs. of greenhouse gas, 26,280 square feet of land and 145,635 gallons of water per year, plus more.

We call on everyone’s support in expressing the need for the government of Indonesia to adopt and promote a “Meat free Friday”.


Let your voice be heard in Indonesia and around the world join the meat free, meat less, and meat out campaigns - Sign & Spread the petition anyway you know how. Please also visit
http://www.meatfreepetition.com

The Meat Free Friday in Indonesia petition to People’s Representative Council, President of Republic of Indonesia & Ministries was written by Concerned_Citizen and is in the category Environment at GoPetition. Contact author here. Petition tags: , , , , , , , , , ,

Tell | Map | Signatures | Views | Bookmark | Banners | Link | Tip Jar | Sponsor
Click here to Like this petition or Add/View Comments