<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0">
  <channel>
    <title>GoPetition - Petition campaigns (Indonesia)</title>
    <link>http://www.gopetition.com/petition-campaigns/indonesia</link>
    <description>Petition campaigns on GoPetition</description>
    <language>en-us</language>
    <lastBuildDate>Sun, 5 Apr 2026 08:42 UTC</lastBuildDate>
    <generator>GoPetition RSS Feed Generator</generator>
    <copyright>Copyright 2026 GoPetition</copyright>
    <item>
      <title>Surabaya Bebas Kantong Plastik</title>
      <link>https://www.gopetition.com/petitions/surabaya-bebas-kantong-plastik-surabaya-free-of-plastic-bags.html?utm_medium=rss</link>
      <description><![CDATA[<p>Gambar ini diambil dari pembersihan kami baru-baru ini di Pantai Kenjeran, Surabaya. Sesering apapun kami melakukan pembersihan di pantai, selalu ada tumpukan lain yang menunggu pembersihan berikutnya. Hal ini terutama berlaku mengingat pandemi COVID-19, dengan meningkatnya penggunaan plastik dari waktu ke waktu.</p>

<p>Sekalipun dampak sampah plastik mungkin tidak segera dapat diidentifikasi, namun tetap sangat nyata dan berbahaya. Polusi di mana-mana dan mikroplastik pada ikan yang kita makan—apakah ini masa depan yang kita inginkan?</p>

<p>Anda memiliki kekuatan untuk melawan polusi plastik melalui petisi ini, yang akan digunakan dalam kampanye Bye Bye Plastic Bags Surabaya kepada pemerintah daerah untuk melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai di Surabaya. Dengan menandatangani, Anda membuat suara Anda didengar untuk membawa Surabaya selangkah lebih dekat ke lingkungan bebas kantong plastik. Tanda tangani sekarang dan bagikan!</p>]]></description>
      <pubDate>Tue, 17 May 2022 01:07 UTC</pubDate>
      <quid isPermaLink="false">111490</quid>
    </item>
    <item>
      <title>Gelar Pahlawan Nasional MR Johannes Latuharhary</title>
      <link>https://www.gopetition.com/petitions/gelar-pahlawan-nasional-mr-johannes-latuharhary.html?utm_medium=rss</link>
      <description><![CDATA[<p>Mr. Johannes "Nani" Latuharhary lahir di Ulath, Saparua, Maluku Tengah, Maluku, 6 Juli 1900 – meninggal di Jakarta, Indonesia, 8 November 1959 pada umur 59 tahun) adalah seorang perintis kemerdekaan Indonesia. Ia adalah keturunan keluarga besar fam atau marga Latuharhary dari negeri Haruku namun lahir dan besar di Ullath. Ia mempunyai seorang istri yang bermana Henriette Carolina "Yet" Pattiradjawane seorang anak Raja negeri Kariuw Jacob Pattiradjawane, dan dari pernikahannya mereka dikaruniai 7 orang putra-putri. Putri sulungnya, Henriette Josephine atau Mans, menikah dengan negarawan Indonesia asal Maluku yaitu Josef Muskita.<br />
Johannes Latuharhary adalah putra daerah Maluku pertama yang meraih gelar Meester in de Rechten di Universitas Leiden. Sepulangnya dari Belanda ia bekerja menjadi pegawai pada ketua pengadilan tinggi di Surabaya pada Desember 1927 – Maret 1929. Ia aktif dalam Sarekat Ambon dan pergerakan Nasional dan banyak membwa ide dan persepektif baru dari Eropa. Ia juga menjadi pemimpin umum media Sarekat Ambon “Haloean”. Ia diangkat menjadi Hakim di Surabaya, lalu menjadi Ketua Pengadilan Negeri di Jawa Timur selama 2 tahun, lalu ia memutuskan berhenti supaya dapat lebih aktif dalam organisasi pergerakan. Lalu ia diangkat menjadi Dewan Perwakilan Kabupaten Jawa Timur, kemudian ia pindah ke Malang dan menjadi anggota Dewan Perwakilan Provinsi Jawa Timur di Surabaya. Ia juga mengetuai Fraksi Nasional sampai Jepang masuk ke Indonesia.<br />
Pada saat pembentukan BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) dan PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) Johanes menjadi anggota yang mewakili wilayah kepulauan Maluku. Ia juga hadir pada saat perumusan naskah proklamasi di rumah Laksamana Tadashi Maeda. Selain itu ia menjadi wakil ketua dalam KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat).</p>]]></description>
      <pubDate>Wed, 8 Nov 2017 05:29 UTC</pubDate>
      <quid isPermaLink="false">89567</quid>
    </item>
    <item>
      <title>Ladies Night @deejayclub</title>
      <link>https://www.gopetition.com/petitions/ladies-night-deejayclub.html?utm_medium=rss</link>
      <description><![CDATA[<p>Plenty of places for guys to go to clubs in Bali and be entertained by "the ladies" Now the classy ladies of Bali want to have a ladies night where we grab the girls, get party-ready and cut loose. Ladies nights make good economic sense for most clubs, because they draw the largest crowds.  So share this petition to get our ladies night happening. Ready to be entertained as ladies should.</p>]]></description>
      <pubDate>Sat, 10 Jun 2017 04:33 UTC</pubDate>
      <quid isPermaLink="false">86032</quid>
    </item>
    <item>
      <title>Stop animal cruelty in Bali Indonesia!</title>
      <link>https://www.gopetition.com/petitions/stop-animal-cruelty-in-bali-indonesia.html?utm_medium=rss</link>
      <description><![CDATA[<p>Illegally imported animals in Gilimanuk, Bali were caught and being killed because they don't have legal documents. Many of them are dog, cat, pets meant to be sold at pet shop.</p>

<p>News can be found here:<br />
http://balipost.com/read/headline/2014/04/15/9633/ayam-dan-anjing-selundupan-dimusnahkan.html</p>]]></description>
      <pubDate>Wed, 16 Apr 2014 09:46 UTC</pubDate>
      <quid isPermaLink="false">67900</quid>
    </item>
    <item>
      <title>Save Danau Toba</title>
      <link>https://www.gopetition.com/petitions/save-danau-toba.html?utm_medium=rss</link>
      <description><![CDATA[<p>Menyadari bahwa Danau Toba merupakan merupakan aset alam, ciptaan Tuhan yang tidak ternilai harganya bagi bangsa Indonesia dan khususnya bagi masyarakat Sumatera Utara. Danau Toba memiliki nilai ekologi, sosial budaya dan ekonomi bagi kehidupan masyarakat terutama di daerah sekitar Danau Toba.</p>

<p>Saat ini Danau Toba mengalami berbagai kemerosotan, baik disebabkan olah faktor alamiah maupun akibat aktifitas yang kurang mengindahkan prinsip pelestarian ekosistem, sehingga pada saat ini terjadi degradasi daya dukung perairan maupun daratan di sekitar kawasan Danau Toba. Hal ini dapat kita lihat antara lain : lahan kritis yang sudah semakin luas; Keramba yang sangat mengganggu dan limbah domestik yang sudah tidak terkendali mencemari air Danau Toba, serta pertumbuhan eceng gondok dan gulma lainnya yang merusak estetika danau.</p>

<p>Berbagai masalah tersebut telah terjadi terhadap kelestarian kawasan Danau Toba, yang semakin hari mengalami penurunan kualitas yakni : kondisi fisik, kualitas air. Kondisi fisik mengalami berbagai permasalahan seperti : perambahan hutan yang tidak terkendali, pola pertanian yang tidak ramah lingkungan. Masyarakat secara sembarangan melakukan galian-galian (Galian – C) untuk mendapat keuntungan sesaat, kurang memikirkan dampak yang ditimbulkan.</p>

<p>Kualitas air Danau Toba yang semula jernih dan bening, kini terganggu akibat pembuangan limbah dari berbagai sumber rumah tangga, limbah pertanian, limbah keramba, termasuk pencemaran dari transportasi air kapal di Danau Toba. Dampak pencemaran ini juga telah menimbulkan permasalahan yang lebih besar dengan munculnya gulma eceng gondok sehingga mengakibatkan rusaknya keindahan alam perairan Danau Toba. Munculnya keramba diberbagai tempat secara umum telah mengakibatkan penurunan nilai estetika perairan kawasan Danau Toba dan penurunan kualitas air perairan Danau Toba.</p>

<p>Perusahaan keramba di Danau Toba khususnya di kawasan perairan Danau Toba, nyata sudah merugikan perekonomian, baik terhadap penerimaan usaha-usaha kepariwisataan maupun perekonomian masyarakat. Sebaliknya apabila kondisi itu dapat dipulihkan maka diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke kawasan Danau Toba, yang dampaknya tentu akan berpengaruh terhadap perekonomian setempat.</p>]]></description>
      <pubDate>Wed, 21 Nov 2012 08:42 UTC</pubDate>
      <quid isPermaLink="false">58101</quid>
    </item>
    <item>
      <title>@agnezmo We Believe DVD !</title>
      <link>https://www.gopetition.com/petitions/agnezmo-we-believe-dvd.html?utm_medium=rss</link>
      <description><![CDATA[<p>Banyakknya tweet yang meminta agar acara Agnes Monica pada tgl 25 dan 26 September 2012 untuk dirilis dalam bentuk DVD, maka Agnezone berusaha untuk melakukan survei mengenai minat dari fans Agnes Monica.</p>

<p>Dan hasil petisi nantinya akan dikirimkan ke TRANS TV dan Manajemen Agnes Monica</p>]]></description>
      <pubDate>Thu, 27 Sep 2012 12:58 UTC</pubDate>
      <quid isPermaLink="false">56860</quid>
    </item>
    <item>
      <title>INA Inspirit wants Infinite</title>
      <link>https://www.gopetition.com/petitions/ina-inspirit-wants-infinite.html?utm_medium=rss</link>
      <description><![CDATA[<p>Indonesian Inspirit really want to see INFINITE Concert!</p>

<p>We're trying to make @SonicmaENT sure about our interest to Infinite.</p>

<p>Indonesian Inspirit can do it! Fighting!</p>]]></description>
      <pubDate>Sun, 20 May 2012 08:31 UTC</pubDate>
      <quid isPermaLink="false">53560</quid>
    </item>
    <item>
      <title>Stop the palm oil plantations in Indonesia</title>
      <link>https://www.gopetition.com/petitions/stop-the-palm-oil-plantations-in-indonesia.html?utm_medium=rss</link>
      <description><![CDATA[<p>http://endoftheicons.wordpress.com/</p>]]></description>
      <pubDate>Wed, 18 Apr 2012 08:06 UTC</pubDate>
      <quid isPermaLink="false">52815</quid>
    </item>
    <item>
      <title>SAVE OUR ORANGUTANS FROM EXTINCTION</title>
      <link>https://www.gopetition.com/petitions/save-our-orangutans-from-extinction.html?utm_medium=rss</link>
      <description><![CDATA[<p>The Orangutans are the two exclusively Asian species of extant great apes that are native to Indonesia and Malaysia. Highly intelligent creatures they share almost the same characteristics as we do the human species.</p>

<p>Native to Indonesia and Malaysia, Orangutans are currently found only in the rainforests of Borneo and Sumatra. Classified in the genus Pongo, there are only two surviving species.</p>

<p><center><iframe width="360" height="215" src="http://www.youtube.com/embed/L4PM97TmTJI" frameborder="0" allowfullscreen></iframe></center></p>

<p>Both Orangutan species are considered to be Endangered with the Sumatran Orangutan being Critically Endangered. Threats to Orangutan populations include poaching, habitat destruction and the illegal pet trade.</p>

<p>The Orangutan has a new threat though, shoppers thirst for palm oil is now threatening to wipe the whole species of the face of the earth.</p>

<p>The demand for a cheap ingredient found in thousands of products, from shampoo to biscuits, is contributing to the extinction of the Orangutan.</p>

<p>One in 10 mass-produced foods on the worlds supermarket shelves is estimated to contain palm oil, a bulking agent and preservative, but supermarkets and food manufacturers have been accused of doing too little to ensure their supplies are not threatening forests that are vital to the survival of Asia's only great ape.</p>

<p>An estimated 5,000 Orangutans are killed each year in Malaysia and Indonesia by the burning of vast tracts of virgin forest to supply the world's growing demand for palm oil. Building roads to the plantations has made the situation worse, by opening up the jungle for poachers, who kill Orangutan mothers and sell their babies as pets to Asian families.</p>

<p>Only 3 days ago a mother and her new born child was murdered by an angry mob of palm oil workers for the crime of foraging for food that they are finding hard to obtain as of the destruction of their forest / habitat.</p>

<p>Conservationists say Britain, the second biggest importer of palm oil in the EU, could do more. They want the Government to make companies responsible for the environmental impact of their activities in the Company Law Reform Bill. Five major food retailers - Sainsbury, Marks & Spencer, Waitrose, the Co-op and Asda - have joined a not-for-profit organisation aiming to clean up the palm oil industry. But Britain's biggest retailer Tesco and the major store chains Morrisons and Iceland, have refused to join the Roundtable on Sustainable Palm Oil.</p>

<p>We now ask you to not only sign the petition, but to boycott all Britains supermarkets that have refused to join the Roundtable to now make safe the Orangutan.</p>]]></description>
      <pubDate>Fri, 6 Apr 2012 06:38 UTC</pubDate>
      <quid isPermaLink="false">52589</quid>
    </item>
    <item>
      <title>Save the Orangutans of Indonesia</title>
      <link>https://www.gopetition.com/petitions/save-the-orangutans-of-indonesia.html?utm_medium=rss</link>
      <description><![CDATA[<p>My name is Christina Gavin and I have been studying environmental issues in Indonesia. In particular the effects that clear cutting and burning of the rainforest on the Islands of Borneo and Sumatra, for the purpose of harvesting lumber and creating Palm Oil plantations respectively, is having on the indigenous Orangutan population.</p>

<p>Considering both areas are the natural habitat of the Orangutan, I felt compelled to put my voice to paper when I heard that this animal is on the endangered species list.</p>]]></description>
      <pubDate>Mon, 20 Feb 2012 02:49 UTC</pubDate>
      <quid isPermaLink="false">51496</quid>
    </item>
  </channel>
</rss>
